KONDISI EKONOMI PAPUA DAN PAPUA BARAT TETAP KUAT DITENGAH PANDEMI

Published by admin on

Oleh : Efriza, Direktur  Eksekutif PSKP

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak Maret 2020 hingga kini, telah menghantam sisi perekonomian Indonesia disamping masih tetap tingginya angka positif masyarakat yang terkonfirmasi covid-19. Indonesia pun tak luput terancam mengalami resesi jika Badan Pusat Statistik (BPS) kembali mengumumkan pertumbuhan ekonomi yang negatif di bulan Oktober 2020 nanti, setelah pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini minus 2,8 persen dengan asumsi dari lonjakan kasus Covid-19 pada pertengahan April lalu.

Meski begitu, mengutip lokadata.id, berdasarkan data BPS di tengah perekonomian yang menyusut tersebut, ternyata terdapat dua daerah yang justru mengalami pertumbuhan ekonomi positif. Dua daerah itu adalah Papua dan Papua Barat, hebatnya, dua daerah tersebut mengalahkan Ibukota DKI Jakarta, mengalahkan provinsi yang dianggap surganya para wisatawan yakni Bali, dan provinsi Banten. Melihat realitas di atas, menyembulkan pertanyaan apa yang menyebabkan provinsi Papua tidak mengalami kemerosotan ekonomi di masa pandemi ini?

Kepastian mengenai resesi ekonomi telah disampaikan sejak awal bulan September. Pemerintah telah menyatakan bahwa Bulan Depan (Oktober) hampir bisa dipastikan Indonesia akan terjadi resesi ekonomi. Mengutip lokadata.id, setelah kuartal II bahwa perekonomian Indonesia mengalami kontraksi minus 5,32 persen dan inflasi Agustus minus 0,05 persen.

Meski begitu, selama Kuartal II/2020 pertumbuhan ekonomi di Papua mengalami pertumbuhan sebesar 4,52 persen dibandingkan dengan periode tahun 2019 lalu. Pertumbuhan ekonomi di Papua mengalami pertumbuhan dikarenakan didukung oleh sektor primer yakni pertambangan dan penggalian yang melonjak dalam persentase tinggi sebesar 29,92 persen. Tak hanya dari sektor primer ternyata sektor tersier juga menyumbang pertumbuhan yakni informasi dan komunikasi (5,35 persen), jasa kesehatan (5,17 persen), dan sektor sekunder yakni konstruksi yang tumbuh 3,84 persen, (lokadata.id).

Sedangkan, berdasarkan BPS Papua Barat, lokadata.id, wilayah Papua Barat mengalami pertumbuhan perekonomian disebabkan oleh sektor jasa kesehatan yang tumbuh sebesar 10,52 persen, informasi dan komunikasi (9,82 persen), serta pengadaan listrik dan gas (7,47 persen).

Padahal dua provinsi yakni Papua dan Papua Barat dua tahun lalu masih dalam pertumbuhan yang negatif. Pertumbuhan positif di Papua tak bisa dimungkiri disumbang oleh adanya peningkatan produksi tembaga dan emas di Papua. Sedangkan, di Papua Barat juga ada peningkatan produksi gas alam, seperti diungkapkan oleh BPS berdasarkan rilis pertumbuhan ekonomi 2020 secara year on year, merdeka.com.

Presiden Jokowi juga telah mengumumkan bahwa hampir semua kinerja ekonomi negatif akibat pandemi covid-19 tetapi dua provinsi, berdasarkan pada kuartal II/2020 hanya Papua dan Papua Barat yang terhindar dari kontraksi ekonomi, di antara dua provinsi tersebut Papua mengalami pertumbuhan sebesar 4,52 persen, sedangkan Papua Barat sebesar 0,53 persen. “Jadi hanya Papua dan Papua Barat,” dinyatakan Jokowi dalam pengarahan kepada para Gubernur lewat konfrensi video dari Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa 1 September 2020, (kompas.com).

Laju pertumbuhan ekonomi yang positif di dua provinsi yakni yang terjadi di Papua dan  Papua Barat disebabkan karena dua provinsi tersebut memiliki sektor primer yang bisa diandalkan sehingga pertumbuhan tetap stabil. Sektor primer di Papua dan Papua Barat yang menjadi penopang kehidupan dan kekuatan dari daerah provinsi tersebut. Misalnya, naik-turunnya penggerak perekonomian di Papua, tak bisa dinafikkan berasal dari sektor tambang. Sektor petambangan telah menjadi motor penggerak perekonomian Papua.

Dengan realitas berbagai rilis dari BPS dan pernyataan Presiden Jokowi dalam pengarahan terhadap Gubernur dari 34 provinsi bahwa ini menunjukkan berarti Papua dan Papua Barat telah mengalami pertumbuhan perekonomian yang signifikan, dan dua provinsi ini dianggap akan mampu bertahan dan terhindar dari kontraksi ekonomi di tengah Pandemi.

 

Artikel ini telah dimuat di :

KONDISI EKONOMI PAPUA DAN PAPUA BARAT TETAP KUAT DITENGAH PANDEMI


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

google-site-verification=8N5TxWSBBIhu3nYT0oYVHkVyJSPdKuOpQNM5nHBjYg4